Arab Water Conference 2012

Ahad, 8 Januari 2012, adalah hari pertama diadakan konferensi keteknikan sumber daya air yang ke-26 di Hotel Hilton Jeddah. Saya bersama teman kelas, Salem namanya, berangkat menuju tempat acara dengan mobilnya, 160 km/jam. Wuess…(#melesat bagai kilat)

Jeddah Hilton Hotel di tepi Laut Merah

By the way, konferensi ini terlesenggara di bawah perlindungan Penjaga Dua Masjid Suci, Raja Abdullah bin Abdulaziz, Jeddah provinsi di Kerajaan Arab Saudi yang menjadi tuan rumah bagi negara-negara Arab yang termaktubbe (#qolqolah kubroh).

Bendera negara-negara peserta Arab Water 2012

Then, tujuan utama konferensi ini adalah untuk meng-gather-kan para expert terkemuka, spesialis, dan pengambil keputusan dari semua negara Arab dalam mencari solusi atas permasalahan sumber daya air, dan untuk memfasilitasi kolaborasi mereka terhadap solusi berkelanjutan yang efektif. Hemm,, saya jadi ingat dengan pernyataan salah seorang professor X yang mengatakan bahwa masalah di masa yang akan datang adalah bukan lagi masalah perebutan ladang minyak, tapi masalah air terutama di negara-negara Arab. Banyak sekali profesor yang turut serta dalam konferensi, termasuk profesor saya dan beberapa dosen lainnya.

Hemm,, Karena teruntuk negara-negara Arab, sehingga wajah bertampang seperti saya ini bisa dihitung dengan jari. Ada sih salah seorang pemakalah berasal dari Jepang, dan satu lagi profesor dari Itali, selebihnya adalah dari Arab Saudi, Mesir, Jordania, Suriah, dan Sudan.

Di hari pertama konferensi, terlihat beberapa orang Jepang yang mengikuti konferensi. Penampilan mereka rapih, berjas, dasi, dan tentunya bermata sipit. Kalau dipikir-pikir, penampilan saya mirip mereka yah? (#bertanya pda diri sendiri).. Saat Mr. Jepang itu melihat saya berjalan di dekatnya, ia membalik badannya menghadap cermin sambil memandang saya dari cermin. Hehe,, ada yang aneh? Apa jangan-jangan saya dikira anak buahnya Kim Jong-il kali yah, sehingga ia sebel, atau mungkin disangka orang Jepang juga, sehingga ia takut kalau saya minta ditraktir haha,,

Pemakalah dari Jepang

Di hari kedua konferensi, orang-orang Jepang itu telah menghilang, hanya saya saja yang bertampang beda. Saya mah pede-pede aja, khan ada si Salem orang asli situ. Jadi kalo ada apa-apa tinggal lapor aja ke dia, hehe. Di saat coffee break, saya pun membaur bersama orang-orang arab, maklum dari pagi perut masih kosong. Disantaplah aneka kue di atas meja-meja itu. Namun, ternyata keberadaan saya di tengah-tengah mereka menjadi buah mata. Saya dikira mereka orang Filipina. Karena setiap kali saya ngobrol, pasti mereka bertanya,”Filipino?”. Ketika saya jawab Indonesia, raut wajahnya menunjukkan ketidakpercayaannya bahwa saya ini adalah Indunisi, hehe. Untungnya, saya bertemu dengan Pak Janwar, mahasiswa S3 di KAU, jadi ke-indunisi-an saya bisa dipercaya haha..


 Mencoba bergaya anak Jepun

Alhamdulillah, benar-benar bersyukur bisa mengikuti konferensi itu. Puas sekali rasanya. Gratis gan! Padahal saya datang ketika acara sedang berlangsung. Saat meja receptionist sudah di depan kacamata (#baca: mata) saya diam saja biarlah si Salem yang maju buat bicara. Mungkin karena mata saya sipit, si receptionist langsung percaya seketika bahwa saya adalah rekan orang-orang Jepang yang tertinggal masuk ke ruang konferensi hehe (#pede abiss,,). Saya tunjukkan kartu mahasiswa, gak lama saya diberi name tag dan dipersilakan masuk bablas tanpa aling-aling. Tapi hemm,,walaupun belum bisa menjadi pemakalah, setidaknya bisa menjadi peserta resmi, bukan ‘kaburan’ (#yee,,emangnya tkw sini yang pada jadi ‘kaburan’).  Beberapa keuntungan materi yang saya dapatkan yakni berupa sertifikat, tas laptop merk Victoria, seminar tools kit, muk, dan pastinya bisa makan-makan sepuasnya sampai perut serasa hamil 9 bln :D, lebih-lebih pelayanannya super  mantap, asli hotel bintang 5 di Jeddah haha (#ndeso banget deh). Selain itu, pengalaman yang berharga sebagai motivasi untuk terus semangat menjadi pribadi yang lebih berkualitas kaya professor-professor itu dan bermanfaat buat semua alias kaya raya,, aamiin.

Seminar tools kit

Advertisements